MITIGASI RISIKO KREDIT BAGI PERUSAHAAN EFEK DI INDUSTRI PASAR MODAL

Yohanes Arts Abimanyu, Direktur Utama PEFINDO Biro Kredit (ketiga dari kanan) bertukar (atau menandatangani) naskah Nota Kesepahaman dengan Zaki Mubarak, Koordinator Komite Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia didampingi Tim PEFINDO Biro Kredit dan Pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman di Jakarta, 18 Des 2017

Yohanes Arts Abimanyu, Direktur Utama PEFINDO Biro Kredit (ketiga dari kanan) bertukar naskah Nota Kesepahaman dengan Zaki Mubarak, Koordinator Komite Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia didampingi Tim PEFINDO Biro Kredit dan Pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman di Jakarta, 18 Des 2017

 

Jakarta, 18 Desember 2017. Pengelolaan risiko merupakan unsur penting dalam melakukan  kegiatan usaha termasuk di industri pasar modal. Terlebih bagi perusahaan efek yang memberikan fasilitas pembiayaan bagi nasabahnya sehingga berpotensi harus menanggung risiko kredit. Selain mengandalkan mekanisme margin call dan top up atas kolateral seperti yang sudah dilakukan  selama ini, mitigasi risiko dapat dilakukan dengan analisa awal atas karakter calon penerima fasilitas seperti layaknya penerapan prinsip analisa kredit 5C di industri keuangan lainnya.

 

Proses analisa permohonan fasilitas pembiayaan mulasi saat ini dapat dilakukan oleh perusahaan efek dengan dengan bantuan biro kredit swasta seperti PEFINDO Biro Kredit melalui laporan kredit yang dapat menggambarkan karakter pemohon fasilitas.

 

”Kehadiran kami dapat memudahkan perusahaan efek dalam melakukan analisis karakter pemohon fasilitas pembiayaan termasuk informasi skor, tingkat risiko dan kemungkinan gagal bayar. “Melalui informasi yang disajikan oleh biro kredit diharapkan dapat terjadi peningkatkan mitigasi risiko kredit bagi perusahaan efek khususnya dalam hal pemberian fasilitas pembiayaan bagi nasabahnya”, demikian Yohanes Arts Abimanyu, Direktur Utama PEFINDO Biro Kredit disela-sela penandatanganan Nota Kesepahaman antara PEFINDO Biro Kredit dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) di Jakarta (18/12).

 

Melalui Nota Kesepahaman tersebut, APEI dan PEFINDO Biro Kredit akan bekerjasama dalam upaya meningkatkan kesadaran pentingnya manajemen risiko termasuk risiko kredit bagi perusahaan efek yang memberikan fasilitas pembiayaan. Kerjasama ini juga mendorong perusahaan efek untuk melakukan mitigasi risiko dengan mendalami karakter pemohon fasilitas melalui layanan PEFINDO Biro Kredit.

 

Zaki Mubarak, Koordinator Komite Ketua Umum APEI mengatakan, “Perusahaan Efek Anggota APEI dapat memanfaatkan platform yang disediakan Pefindo Biro Kredit untuk KYC dalam rangka memberikan fasilitas transaksi sesuai produk yang dikembangkan masing-masing Perusahaan Efek.”

 

————————————————————————————————————————————-

Tentang Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI)

APEI adalah wadah resmi dari Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dan Perantara Pedagang Efek di Indonesia, yang telah mendapat pengakuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Saat ini Anggota APEI berjumlah 113 Perusahaan Efek, yang terdiri dari 108 Anggota Bursa dan 5 Non Anggota Bursa.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2 Ground Floor Sudirman Central Business District (SCBD)

Jl. Jend. Sudirman kav. 52-52 Jakarta 12190

Telepon: +62-21 5252895 ext. 2902, 2894

www.apei.or.id

 

Tentang PT PEFINDO Biro Kredit

PT PEFINDO Biro Kredit (PBK) merupakan Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan yang sahamnya dimiliki oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), PT Pegadaian (Persero), PT TASPEN (Persero), PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma), PT Consumer Information Consulting dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia. PBK telah memperoleh izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 22 Desember 2015.

 

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PBK menghimpun data kredit yang bersumber dari lembaga keuangan dan data non kredit dari beberapa instansi publik dan lembaga yang telah bekerjasama sebagai sumber data. Data tersebut tersebut kemudian diolah dan disajikan diantaranya dalam bentuk laporan dan skor yang dapat diakses oleh para anggotanya.

 

PEFINDO Biro Kredit memiliki misi menjadi pengelola dan penyedia data perkreditan dan data relevan lainnya yang bernilai tambah, terlengkap dan paling akurat di Indonesia guna mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional yang kuat dan berkesinambungan.

 

Saat ini PEFINDO Biro Kredit menyediakan dua produk informasi perkreditan unggulan yaitu:

-       PEFINDO Score & Report: Laporan debitur yang disajikan secara lengkap dan komprehensif berisi identitas, fasilitas kredit dan non kredit, riwayat pembayaran, credit score tingkat risiko dan kemungkinan gagal bayar

-       PEFINDO Profiling:    Analisis data sesuai permintaan yang dapat digunakan sebagai referensi dalam pengembangan usaha dan penentuan kebijakan

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Juni Hendry

Corporate Secretary& Communication PT PEFINDO Biro Kredit

Telepon : +62 816 113 8801

Email : juni.hendry@pefindobirokredit.co.id www.pefindobirokredit.com

 

/ Berita

Share the Post

About the Author

Cart

  • No products in the cart.